Aktivis Muda NTB Dukung Jokowi Libatkan Millenial Masuk Kabinet | klikaktifis
LOADING

Type to search

Umum

Aktivis Muda NTB Dukung Jokowi Libatkan Millenial Masuk Kabinet

mangkubumi 14/07/2019
Share

Klikaktifis.id – Presiden Joko Widodo saat ini masih mencari sejumlah figur muda yang dapat mengisi jabatan-jabatan strategis di kementerian, termasuk dari partai politik. Ia memastikan nama-nama menteri dalam kabinet lima tahun mendatang akan diumumkan dalam waktu dekat.

“Saya minta dari partai juga ada yang muda. Ada dari profesional juga. Kalau enggak ada dari partai, ya, kita cari sendiri. Profesional muda, kan, sekarang banyak banget,” kata Jokowi usai membuka acara Pameran Kain dan Kerajinan Indonesia di JCC, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (12/7/2019).

Jabatan menteri pada kabinet Jokowi yang akan datang (2019-2024) mulai menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Hal ini tidak lepas dari statement Pak Jokowi sendiri. Namun ada beberapa politisi dan pimpinan partai yang kontra dengan rencana pelibatan milenial dalam kabinet karena dinilai masih minim pengalaman.

“Tapi yang jelas, kita ingin ada yang muda-muda dalam rangka regenerasi ke depan. Kenapa sih? Kan menteri boleh lah yang umur 20-25 tahun kan juga enggak apa-apa. Atau yang 25-30. Biar yang muda-muda bisa belajar kepemimpinan negara. Mungkin yang banyak 30-40. Tapi yang muda seperti yang 25-30, kenapa tidak sih,” tutur Jokowi.

Menanggapi hal tersebut, Bebin Adi Darma, Aktivis Milenial asal Nusa Tenggara Barat (NTB) ini mendukung adanya pelibatan milenial dalam jajaran Kabinet Jokowi-Ma’ruf untuk periode 2019-2024, baik milenial dari kader partai politik, profesional muda ataupun mantan aktivis Cipayung Plus.

“Jika ada beberapa yang mengatakan bahwa anak muda masih minim pengalaman, saya kira banyak anak muda yang sudah mahir dalam pemerintahan. Anak muda harus diberikan kesempatan untuk membuktikan diri,” Tegas Bebin, Ahad (14/7/2019).

Menurut Bebin, Masa depan bangsa dan negara ini bukan lagi ditangan generasi tua tetapi di tangan generasi muda. Dan ini bukan persoalan generasi muda melangkahi generasi tua, tetapi memang ini harus dilakukan untuk masa depan bangsa yang lebih baik.

“Kalangan milenial punya potensi besar dalam memberikan sentuhan perubahan untuk kemajuan Indonesia,” Tutup Bebin Adi Darma.****

Tags:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *