Pencemaran Lingkungan, EMT Institut Desak Izin PT. Mahakam Sumber Jaya Kutai Dicabut | klikaktifis
LOADING

Type to search

Energi

Pencemaran Lingkungan, EMT Institut Desak Izin PT. Mahakam Sumber Jaya Kutai Dicabut

mangkubumi 13/05/2019
Share

Klikaktifis.id – Berbagai persoalan lingkungan yang terjadi di Kabupaten Kutai Kartanegara Provinsi Kalimantan Timur yang dilakukan perusahaan-perusahaan pertambangan akibat kurangnya pengawasan dari instansi terkait. 

“Jikalaupun ada pengawasan dan terjadi kerusakan lingkungan maka tidak pernah ada tindakan tegas atau sangsi kepada pihak perusahaan karena terindikasi pihak pengawasan dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) berpihak kepada pihak perusahaan” kata Wakil Direktur Lingkungan Hidup dan pertambangan EMT Institut A. Fajrullah ST dalam perbicangan dengan redaksi, Senin (13/5/2019).

Menurut Fajrullah, seperti kasus yang terjadi pada salah satu Perusahaan tambang yang beroperasi di  Kecamatan Tengarong Seberang Kabupaten Kutai Kartanegara yaitu Mahakam Sumber Jaya (MSJ) yang sering kali membuang limbah tidak pada tempatnya yang berakibat  pada pencemaran lingkungan  sentempat tapi tidak mendapatkan sangsi tegas dari instansi terkait bahkan terindikasih ada permain oknum-oknum DLHK dengan pihak Perusahaan.

Kasus yang terjadi akhir-akhir ini adalah pembuangan Limbah B3 di Desa Bukit Pariaman Kecamatan Tenggarong Seberang. Hal tersebut ditemukan oleh salah satu warga dan dilaporkan ke DLHK dengan semua bukti-bukti yang lengkap dan DLHK menyatakan tidak ada masalah dan dibebasakan pihak perusahaan. 

“Dengan alasan tidak terdapat limba Bahan Berbahaya dan Beracum (B3) di lokasih tersebut, yang ada limba nabati pada hal yang di temukan adalah pembuangan limba B3 yang sengaja dibuang oleh pihak perusahaam ke setpond dan mengalir ke sungai yang dipergunakan oleh masyarakat setempat”, ungkap Fajrullah.

Dia menegaskan, berdasarkan hasil investigasi EMT Institut dalam hal ini pihak PT.MSJ telah dengan sengaja melakukan pencemaran lingkungan dengan sengaja membuang limbah B3 kepada media yang berdampak pada pencemaran lingkungan sekitar. 

Perbuatan tersebut yang di lakukan pihak perusahaan adalah perbuatan melawan hukum yang dilakukan dengan sengaja dan harus bertangung jawab secara baik perdata maupun pidana sebagaimana yang diatur dalam Undang-Undang No 32 tahun 2009 tentang perlundungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

“Maka untuk itu kami meminta pihak terkait untuk mencabut izin PT.MSJ tersebut”, tegas Fajrullah.

Dalam pemberitaan selanjutnya, redaksi akan mencoba mengkonfirmasi pihak-pihak yang telah di sebut oleh EMT institut.****

Tags:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *