Presidium Putra Daerah Bogor Desak KPK Usut Tuntas Korupsi 'Rahmat Yasin' | klikaktifis
LOADING

Type to search

Hukum

Presidium Putra Daerah Bogor Desak KPK Usut Tuntas Korupsi ‘Rahmat Yasin’

mangkubumi 28/06/2019
Share

Klikaktifis.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menetapkan Rahmat Yasin (RY) sebagai tersangka korupsi hanya beberapa waktu setelah mantan Bupati Bogor itu bebas dari Lembaga Pemasyarakatan (LP) untuk menjalani asimilasi pada 8 Mei 2019 lalu.

RY kembali menyandang status tersangka korupsi pada 24 Mei 2019 lalu dengan tuduhan korupsi penyunatan anggaran honor kegiatan pegawai, dana insentif struktural SKPD, dana insentif dari jasa pelayanan RSUD, upah pungutan kepada pihak yang mengajukan izin di Pemkab Bogor dan pungutan ke rekanan pemenang tender sejumlah Rp 8,9 miliar semasa menjabat Bupati Bogor periode 2008-2013.

Penetapan status tersangka RY oleh KPK tersebut memunculkan dinamika yang terjadi di Bumi Tegar Beriman atas semakin terkuaknya praktek mega korupsi di Kabupaten Bogor semasa kepemimpinan RY sebagai Bupati. Rahmat Yasin dalam kasus yang kedua tersebut juga diduga menerima gratifikasi berupa lahan seluas 20 hektare dan 1 unit mobil merk Toyota Vellfire.

Menanggapi fenomena tersebut, Ketua Presidium Putra Daerah Kabupaten Bogor, Iksan Awaludin, menyatakan dukungan penuh kepada KPK untuk mengusut tuntas kasus mega korupsi dengan tersangka mantan Bupati Bogor tersebut.

Ikhsan mendukung penuh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk membongkar tabir di balik tragedi korupsi yang lakukan oleh RY mantan Bupati Bogor, seret semua koruptor di Kabupaten Bogor, jangan dikasih ampun.

“Saya tegaskan Kabupaten Bogor bukan tempat yang nyaman buat para koruptor dan ketika kita lihat runtutan tragedi persoalan ini, saya meyakini banyak pihak yang ikut terkait dalam persoalan rasuah ini, maka dari itu saya meminta komitmen Komisi Pemberantasan Korupsi harus mengusut tuntas persoalan sampai akar-akar nya dan harus selesai!”, tegas Iksan.

Ini merupakan evaluasi dan warning buat Pemkab saat ini, khususnya kepada Bupati Bogor agar jangan sampai tragedi ini kembali terjadi, karena sebaik-baiknya menimbun bangkai pasti akan tercium bau busuk nya”, pungkas Iksan.****

Tags:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *