Tak Kenal Libur, Masyarakat Tetap Minta Menhub Di Copot Pasal Tiket Mahal | klikaktifis
LOADING

Type to search

Ekonomi

Tak Kenal Libur, Masyarakat Tetap Minta Menhub Di Copot Pasal Tiket Mahal

mangkubumi 31/05/2019
Share

Foto : Setkab.go.id

Klikaktifis.id – Momentum hari raya idul Fitri sudah menjadi kebudayaan Masyarakat dan Umat Islam Sedunia Khususnya umat Islam Indonesia Dan bagi setiap perantau. Namun hari ini tiket pesawat naik secara signifikan dan pemerintah seringkali pemerintah abaikan harga tiket ini.

“Dan pemerintah semena-mena menaikan harga tiket tanpa berfikir masyarakat , pengelola moda transportasi publik harus bertanggung jawab atas mahalnya harga tiket ini. Padahal pemerintah sudah mengucurkan APBN Trilyunan rupiah melalui Public Service Obligation (PSO) untuk BUMN yang bergerak dibidang transportasi publik”.

“Alih-alih berdampak pada harga tiket yang murah, pemerintah justru seolah tutup mata dengan melonjaknya harga tiket disetiap moda transportasi publik”, ujar Baim Koordinator Lapangan (Korlap) Front Masyarakat Peduli Transportasi Udara (FMPTU) dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (1/6/2019).

Menurut Baim,  menyikapi keresahan yang mudik ini, maka kami dari Masyarakat Peduli Transportasi Udara (FMPTU) akan menggelar aksi di depan Istana Merdeka dan Kantor Kemenhub RI pada Sabtu dan Minggu (1 – 2/6/2019) mulai pukul 11.00 WIB.

Kami akan akan menyampaikan hal-hal sebagai berikut. Pertama kata Baim, mendesak Budi karya Sumadi Segera Mundur Dari Jabatannya Karena Diduga Menyebarkan Berita Hoax Terkait penurunan Harga Tiket pesawat 15%, dan nyatanya tidak ada dampak Positif Terhadap Harga Tiket Pesawat, Bahkan Harga Tiket Sampai Saat ini  melambung Tinggi.

Kedua, Mendesak Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) untuk memeriksa praktik bisnis penerbangan komersial & moda transportasi publik lainnya. Ketiga,Copot Budi Karya Sumadi karena Menyengsarakan Masyarakat Rantau Di Kala Mudik Lebaran. Demikian Baim.****

Tags:

You Might also Like

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *